Author Archives: apin

Collocation Asrock A300

Jadi ada sebuah proyek yang sebelumnya mereka menggunakan baremetal server di lokal kantor, namun karena seringnya diwilayah tersebut mati listrik dan hanya mengandalkan UPS sebagai backup kadang pada hari libur server mati karena UPS habis dan tidak ada orang yang menyalakan server.

Terus akhirnya kepikiranlah untuk menaruhnya di datacenter. Oh ya sebagai informasi server yang digunakan sebelumnya adalah intel NUC i3, sudah lebih dari 3 tahun server tersebut menyala dan tanpa kendala kecuali listrik mati. Namun dengan server tersebut load sudah di angka 80% dari CPU, sehingga harus upgrade server. Continue reading

Kenapa saya pindah dari Golang ke NodeJS

Saya adalah penggemar compiled programming karena cepat dalam eksekusi, mungkin itulah alasan dulu saya menggunakan Golang pada proyek-proyek saya. Dan saya masih keras kepala untuk tidak membuka diri menggunakan bahasa lain, contoh python, js, ruby, dll.

Pada akhirnya saya mengerjakan sebuah proyek front end (yaitu menggunakan React JS), dan mengharuskan saya untuk belajar JS dan JSX secara lebih mendalam. Dalam perjalanan proyek itupun saya mulai membuka diri untuk bisa menerima bahasa lain dan pada akhirnya sayapun enjoy dengan React JS dengan JS dan JSXnya. Continue reading

Software minimarket gratis untuk raspberry pi, windows dan linux

SultanKasirKembali lagi saya akan menulis tentang sofware yang saya buat yaitu Sultan POS. Jika Anda sedang mencari software untuk minimarket gratis / kasir gratis maka Sultan Pos adalah jawaban yang paling tepat untuk saat ini, karena selain gratis software ini adalah open source.

Sultan POS dirancang untuk minimarket dan toko kelontong, jika Anda memiliki multi cabang maka sangat tidak disarankan untuk menggunakan Sultan karena memang software tidak dirancang untuk multi cabang. Jika Anda sudah memiliki toko sampai multi cabang berarti Anda bukan target dari Sultan POS, dan Anda sudah termasuk pengusaha yang berhasil. Continue reading

Sultan POS initial release

icon_512Setelah beberapa bulan develop, akhirnya hari ini saya berkesempatan untuk merilis aplikasi software minimarket yang saya buat. Namun saya yakin software tersebut masih banyak bug sana sini. Tujuan dari rilis pertama ini adalah melihat bagaimana publik merespon software tersebut, karena jika tidak ada respon yang bagus mungkin nanti akan saya kesampingkan proyek FOSS tersebut.

OK langsung saja pada rilis pertama ini software memiliki feature sebagai berikut :

  • Network : menggunakan websocket, menggunakan design client server.
  • Multi harga : 1 barang bisa memiliki multi harga untuk pembelian dalam jumlah tertentu.
  • Kategori : pengkategorian barang
  • Suplier
  • Multi user dan permission : bisa menambah user dan hak akses
  • Laporan penjualan
  • Laporan uang masuk
  • Laporan transaksi
  • Penghitungan margin : untuk harga beli disetting manual
  • Database pelanggan : pelanggan dapat memiliki poin dan dapat membeli secara piutang
  • Pembayaran bisa tunai dan dengan kartu kredit
  • Database : SQLite dan MySQL

Continue reading

Minimarket POS : Sultan POS

Berlatar belakang karena seringnya mendapatkan pertanyaan dari temen “ada aplikasi POS minimarket gratis yang bagus apa ya, di internet jarang yang gratis”. Dan juga ketika saya berbalanja di toko-toko swalayan di beberapa tempat, mereka masih menggunakan sistem jadul yaitu DOS dan juga Windows XP. Rata-rata komputer yang mereka gunakan tergolong tua, mungkin itu alasan mereka menggunakan DOS dan XP.

Dari cerita diatas akhirnya sayapun terpikir untuk membuat satu software POS minimarket yang jalan di atas sistem operasi yang up to date yaitu GNU/Linux. Dan software saya buat dengan menggunakan bahasa C++ dengan framework Qt. Kenapa menggunakan C++ dan Qt adalah karena pilihan inilah yang paling tepat jika saya ingin menginginkan performa yang bagus pada hardware2 tua. Selain pada hardware tua, saya juga memiliki target untuk menjalankan software tersebut pada komputer murah yaitu Raspberry Pi. Continue reading

Mirror git ke bitbucket

Ini mungkin hanya catatan pribadi saya saja, karena sebagai pengingat saya. Jadi ceritanya adalah saya sudah memiliki git server sendiri. Namun server tersebut tidak memiliki kemampuan untuk backup, lalu sayapun ingin mengopi (mirror) git saya tersebut ke bitbucket.

Jadi mirror ini tidak bisa jalan secara otomatis, jadi pada git local kita, kita harus push ke bitbucket secara manual. Jadi nanti kita harus 2 kali push, yaitu ke server kita sendiri dan ke server bitbucket. Continue reading

Cerita dibalik shutdown Pulas

Mungkin yang belum tahu tentang Pulas silakan check post saya disini.

Singkat cerita dahulu kala saya sedang mengerjakan proyek yang mengharuskan saya untuk bisa ngeprint dari javascript. Akhirnya sayapun mencari sebuah program yang bisa digunakan untuk hal tersebut dan saya dapatkan QZ Tray (https://qz.io/). Namun yang versi free sangat mengganggu saya dengan pop up nya dan akhirnya sayapun membuat sendiri yang mirip dengan QZ tapi saya hanya mengimplement yang saya butuhkan saja dan saya upload ke github sebagai free software.

FYI, QZ Tray ditulis menggunakan bahasa Java, dan Pulas yang saya buat menggunakan bahasa C++ dengan menggunakan framework Qt. Dan Pulas adalah free software  pertama saya yang saya upload ke Github. Continue reading

Perbandingan lisensi free software

Dalam dunia software, kita temukan banyak sekali lisensi. Mulai dari yang proprietary sampai yang free. Disini saya akan menjelaskan tentang lisensi free software.

Free software memberikan 4 kebebasan (freedom) kepada penggunanya :

  • Bebas menggunakan
  • Bebas mempelajari
  • Bebas menyalin
  • Bebas mengubah dan mendistribusikan hasil ubahannya

Perlu digaris bawahi disini bahwasanya bebas (free) disini bukan berarti kita sebagai developer tidak dapat menjualnya. Kita masih tetap dapat menjual software kita ke siapun namun customer kita akan tetep mendapatkan 4 kebebasan diatas. Dimana orang yang membeli itu juga berhak mengubah dan mendistribusikan kembali dan menjualnya lagi, tanpa harus memberitahu pihak pertama. Continue reading

Wifi.id produk telkom yang dapat diandalkan

Bagi kaum yang tidak mau membayar mahal untuk mendapatkan internet yang kencang seperti saya ini. Wifi.id ini sangatlah membantu saya ketika saya harus berjibaku dengan file-file besar yang harus didownload untuk keberlangsungan pekerjaan saya. Dimana saat ini framework dan IDE mendapatkan update yang sangat cepat, dimana updatenya pun ukuran beragam dari yang cuma puluhan megabyte sampai yang 1 gigabyte lebih. Dengan internet yang hanya 1Mbps (saya langganan speedy ini 150rb perbulan), membutuhkan waktu 2 jam lebih untuk mendownload file, bahkan dulu saya download ketika malam lalu ditinggal tidur dan selesai esok harinya.

Pada akhirnya sayapun berkeinginan untuk belajar kembali tentang Android, namun ketika melihat SDK Android saya, banyak sekali yang harus di update. Wah kalau pakai internet rumah bisa minggu depan belajarnya nanti. Akhirnya idepun datang untuk menjajal download di wifi.id. Walaupun sudah banyak mendengar tentang kencangnya internet di wifi.id, namun saya masih saja terkaget dengan kecepatan download pada SDK android saya. Tidak sampai 1 jam, semua SDK dan emulator sudah terdownload. Akhirnya sayapun menobatkan kalau wifi.id adalah produk dari Telkom yang sangatlah bagus. Continue reading